Selamat tidur untuk puisi puisi yang mati diladang duniawi
Selamat terpejam punjangga rasa yang sembunyi dibalik kata
Tidak ada lagi rumah
Jangan katakan pulang
Kuncinya sudah hilang
Jangan menyusuri jalan
Tapaknya buntu tak bertuan
Tidur saja di trotoar,
Di tenda-tenda pedagang,
Dalam karung,
Melompat hingga hilang akal
Lebih baik gila
Daripada terus mengenang luka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar