seekor semut yang sesak
entah bagaimana aku bertahan selama ini
setelah aku pulang
aku berfikir tentang itu
apakah saat ini aku bermimpi
ataukah masalalu itu hanyalah ilusi
tidak tau mana yang nyata
aku seperti seekor semut yang tersesat
bahkan ditumpukkan kaki lurus tanpa penghambat
ku fikir aku akan gila
sesegera mungkin otakku tidak memahami banyak hal
aku hanya ingin berjalan lurus menerima kenyataan
yang tidak selalu sesuai harapan
karena aku berbagi dunia dengan banyak hal
lebih dari sepasang mataku
dunia ini terlalu besar
atau mungkin aku yang terlalu spele?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar